26 Desember 2010
setelah 3 tahun kembali menginjakan kaki di tanah bugis ...banyak yang berubah, mulai dari airport yang banyak direnovasi.
Perjalan kali,ini benar-benar untuk bekerja jadi untuk berkunjung ke saanak familiy untuk semntara di kebelakangkan :-)
dari bandara Hasanunddin lalu menuju ke salah satu hotel di kawasan Panakukang Mall, bukan hotel bintang lima yang bisa aku tempati dengan suamiku ;-) tapi cukup nyaman untuk ditempati untuk beberapa hari dalam rangka tugas kantor-ku.
Hari pertamaku, adalah bebenah diri dan berkas2 untuk memulai pekerjaanku di sini sementara tim yang sudah direkrut sedang menunggu tugas yang akan mereka lakukan.
Bertemu dengan beberapa mahasiswa dari tiga Universitas sebagai team aku di Makassar adalah hal2 unik dan menyenangkan bersama mereka, bertemu dengan temanku D, teman yang aku kenal lewat forum yang aku kelolah tapi seolah kami ada teman lama yang sangat dekat, kisah demi kisah kami utarakan bersama di tengah kesibukanku menyelesaikan pekerjaanku.
Bertemu dengan seorang pria tetangga kamar hotel, membuatku sedikit linglung hehe, kami sama-sama dari Jakarta yang kebetulan juga sedang melakukan pekerjaan dengan aku, namun saja dia dari perusahaan otomotif ternama di Jakarta, pertemuan di pagi hari di saat kami breakfast di hotel tempat kami menginap, orang jawi yang ngemong..oh God! Pembicaraan mengalir begitu saja ketika dia menawarkan diri untuk duduk di depan aku..oh rupanya dia tetangga kamar, sebenarnya tidak ada hal special untuk diceritakan karena memang tidak ada sesuatu special yang perlu terjadi kecuali ajakannya beberapa kali untuk pergi dinner dan menemaninya pergi ke kota B, namun tentu saja aku tolak..sungguh! Senang melihatnya berbicara dengan logat jawi yang medok dan senyumnya yang sumringah bercerita tentang anaknya yang lucu, pasti dia sangat bahagia dengan keluarganya sama bahagianya aku dengan suamiku.
Bertemu dengan tante dan om (keduanya adik kandung ayah-ku-red) aku yang sudah hampir 16 tahun tidak berjumpa, mebuatku terharu dan seperti terkenang kembali masa kecil semasa aku mengeyam SMP di kota P. Om dan tante aku masih saja belum berubah dan selalu menganggapku anak kecil yang perlu dikasih wejangan traditional yang harus dilaksnakan..seperti tidur harus pake sarung hahaha dan makan harus menggunakan talanggan atau baki ;-), ya tentu saja aku mendengar dan mungkin sebagian aku ikuti tapi kalau tidur pakai sarung? Apa ia masih perlu?
Bertemu dengan sepupu-sepupu aku yang begitu nge-wong deso tapi Masya Allah begitu bersahaja..bertemu dengan keponakan-keponakan-ku yang cantik2 dan ganteng2 sungguh hal yang sangat menyenangkan, mereka masih kecil ketika aku ada di sana pada tahun1992 bahkan ada di antara mereka belum lahir, tapi mereka begitu gembira melihat aku..sunggu tidak ada yang berubah kecuali mereka yang beranjak remaja, beranjak dewasa dan menua.
Menikmati kota Makassar sungguh tiada bosannya, meski sedikit agak sulit memahami sebagian masyaraktnya tapi sungguh sangat indah dan nyaman. Team yang begitu penuh semangat, teman ku D yang selalu menemani, Om dan tanteku yang begitu penyayang, sepupu2ku yang begitu hangat, keponakan-ku yang lucu2, rasanya ingin selalu ada di antara mereka.
Huff, ada pertemuan pasti ada perpisahan, sembilan hariku sudah terlewati dengan penuh kerja keras, hampir putus asa tapi tetap indah harus berkahir dan kembali to the real world..kembali ke Jakarte dan melanjutkan penghidupan lain.
Makassar, 3 January 2011