am I a good wife..really good wife?

Mencintai orang yang mencintai kita tidak selalu mudah, selalu saja ada yang membuat kita berpikir kembali atau bertanya pada diri sendir, apakah saya benar2 mencintai pasangan saya? atau apakah pasangan sayang benar2 mencintai saya dengan sepenuh hati dengan segala apa adanya?
sharing dengan orang lain tentang sebuah hubungan kita dengan pasangan kita tidak selalu menemukan titik terang bahkan kadang menemukan kebuntuan dan bahkan parahnya lagi terkadang pikiran2 bodoh mampir di benak.
aku mencintai suamiku dengan segala kelebihan dan kekurangannya, dan segala ke GR-an aku yakin bahwa diapun mencintaiku dengan segala kelebihan dan kekurangan-ku, namun memang begitu adanya, dia sangat mencintaiku. namun saja dia pernah bilang; "sayang, I love you much and much and it's never change, just my pattient will be limeted" ya, suamiku memang penyabar dan sangat baik, semua orang yang pernah mengenalnya selalu bilang begitu, tapi dia juga manusia biasa yang selalu punya keterbatasan, seperti kesabarannya yang mungkin sudah hampir habis untuk mengatasi-ku. Dia selalu mengagumi sebagai istri yang baik, good heart, beautiful (that's his own opinion, coz I am his wife;-) ) tapi juga aku tidak bisa menolak itu, aku memang istri yang baik, tapi otak iblis di kepalaku kadang muncul sehingga menimbulkan kelakuan2 negatif yang membuat suamiku seperti hendak kehilangan kesabaran.
ketika kami santai, pertanyaan konyol, kadang muncul; "am I good wife?" dan jawabanya sama seperti ketika kami pertama kali bertemu; "you're good girl, you gonna be a good wife and you're good wife and now you're still good wife".

0 comments:

Post a Comment