The Story behind my short trip To NEW YORK CITY – USA
Pernah mendengar jika mengurus VISA USA untuk kita orang Indonesia, ribet dan sering ditolak? aku sering banget mendengarnya, bahkan teman2 yang sudah well travel sekalipun pernah ditolak VISAnya, #ngeringeriserumendengarnya. Aku banyak minta informasi dari teman juga membaca via blog atau informasi tertulis dari komunitas2, salah satunya ‘Komunitas Perkawinan Campur’.
Well, aku pernah mau mengajukan VISA USA pada tahun 2010 ketika mau ke Kanada, tapi melihat antrian yang ada di luar gerbang Kedutaan membuat aku sudah ngeri duluan, padahal salah satu petugas di Kedutaan Kanada sudah memberikan informasi bahwa: “ jika sudah memilik VISA Kanada biasanya VISA USA_nya bisa langsung diapprove”, info tersebut kurang begitu jitu buat aku, aku mundur sebelum perang :D dan akhirnya aku ke Kanada tanpa VISA USA.
Tahun 2014 ini, setelah diskusi yang agak panjang dan planning dalam waktu lama, akhirnya kami benar-benar memutuskan untuk mengunjungi keluarga suami-ku di Kanada. Lalu suamiku bilang, “if you wanna take a chance, go to US Embassy and get your visa!” mendengar ucapannya: eh emang loe pikir gue ini siapa? dengan gampangnya bisa dapat visa USA? #pesimisduluanL. Tapi finally dengan sedikit ragu aku coba apply visa USA di Kedutaan Amerika di Jakarta. Setelah melewati proses yang cukup panjang, 3 tahap antrian, dengan jumlah applicants ratusan orang. (tahap 1. Antri di depan gerbang kedutaan, waktu itu aku kebagian jam 7 pagi, tahap kedua, di depan loket, di mana kita harus menyerahkan passport, jadwal wawancara dan form DS-160 yang sudah dilengkapi, bisa via web US Embassy atau juga via agent yang menyediakan, waktu itu aku isi form via Artalex, studio foto di Sabang, di tahap ini kita harus cukup waspada karena cukup penentu untuk tahap berikutnya, ketika ditanya, visa transit atau visa tourist, jangan ragu untuk jawab visa tourist! Aku menunggu dengan cemas2 dungu, tapi syukurnya ketemu teman bicara namanya Dewi dia mau mengujungin adiknya yang sedang study New York ketegangan terhapuskan untuk sementara waktu, sampai datang seorang ibu ke samping kami, beliau ini dosen Stastik di sebuah Universtas Swasta di Jakarta, beliau mulai mengangkat pembicaraan, dan beliau juga bercerita kalau beliau sudah 2 kali ditolak Visanya! Alamaaaak! Padahal sekilas ibu ini terlihat keren sekali, pakai jilbab modis, dari ceritanya juga bukan orang dari kalangan bawah (dan benar ketika kami keluar bersama, beliau dijemput sopirnya dengan mobil keren, lalu salahnya di mana waktu itu?). Dari cerita punya cerita, akan ada tiga kertas yang akan kita terima tergantung dari hasil interview dengan petugas kedutaan, 1. Kertas kuning, itu berarti ditolak mentah2! 2. Kertas pink, berarti dokumen kurang lengkap! 3, kertas putih, your visa has been approved! Dari beberapa applicant yang aku perhatikan memang ada yang keluar membawa kertas kuning, pink dan juga putih, DOH! Tambah deg2a ane dibuatnya :D.
Dari tahap finger print ke proses interview memakan waktu cukup lama. Tapi akhirnya kelompok aku dipanggil juga, kelompok 54! dengan jumlah anggota 6 orang, 2 orang dari perusahaan BUMN (terlihat dari Seragam yang digunakan) 2 orang anak dan ayah yang mau sekolah di USA, 1 ibu yang sudah cukup tua dan tidak bisa sama sekali bahasa Inggris, ketika ditanya A dijawab D akhirnya petugas dengan terbata2 menggunakan bahasa Indonesia, tapi salutnya semua dokumen yang diminta oleh petugas tersedia dengan lengkap dan berhasil mendapatkan kertas putih, rupanya beliau mau mengunjungin anaknya di USA. Jadi di kelompok aku tak satupun yang menerima kertas kuning atau pink alias Visa mereka diapprove semua. ( oh ya, di kedutaan Amerika, kita interviewnya berdiri, kita ditanya apa dan dijawab apa semua yang antri di belakang kita akan mendengar termasuk kalau kita ditolak..:D)nah tiba giliran aku, Dewi rupanya berada di loket samping aku, dia memberi kode “good luck” aku tersenyum.
Officer: “Erni Herlina Munir?”
Me: “yes I am”
Officer: “have you been to USA before?”
Me: No! it will be my first visit!”
Officer: “why now? and what city/place you’re going to visit in USA?”
Me: “I’m going to visit my parent in law in Canada in December and I’d like to Visit New York!”
Officer: “oh..you have Canadian family?”
Me: Yes! My husband is Canadian and I’m going with him!”?
Officer: ah ok! How long you’ve been married?”
Me: “Six years!” (Sambil senyum2 evil huff enam tahun sudah!)
Officer: “can I see your marriage Certificate?”
Me: “Sure!” Sambil menyodorkan buku nikah dari KUA :D, dia menilik2 foto di buku nikah sambil sesekali melihat ke aku ;) tak lama kemudian…….
Officer: ”congratulation! Your visa has been approved, the process will take 2 or 3 days and we’ll send the passport to your address!”
Me: THANK YOU MS!
eh..uh..ah segitu doang? Hahaha! Dokumen2 lain ko’ ngga diminta? #happyjumping! And in 2 days I got my passport with US Visa on it for 5 years, YAY!
Pada awalnya kami mau ke New York dengan teman2 suamiku atau dengan orang tuannya, karena kebetulan Drive License-nya untuk di Canada sudah expired sementara untuk perpanjang SIM di Kanada tidak semudah memperpanjang SIM di Jakarta, jadi cari teman biar kita bisa lewat darat, tapi akhirnya nggak ada yang bisa, mama mertua bisa,tapi papa mertua nggak bisa karena passportnya expired dan dia malas ke Montreal untuk ngurus, walhasil kita putuskan pake Tour saja
Judul Tournya: “De Sherbrooke à New York”. Kami start dari Sherbrooke jam 4 Shubuh dengan lama perjalanan sekitar 6 s/d 8 jam, dengan rute: Sherbrooke – Magog – Stanstead – USA : Vermont – New Hampshire – Massachussets – Connecticut – New York!
Jam 5 shubuh kami tiba di Immigration border Kanada – USA di Vermont, semua peserta tour menuju Duty Free lalu ke ruang Imigrasi, karena aku satu2nya peserta dari Asia, suami-ku minta supaya kami berdua masuk paling belakang, khawatir aku akan diinterview lama, karena lagi2 mendengar, jika Imigrasi USA ketat banget memperlakukan first visitor, jika dianggap mencurigakan atau kelihatan ragu menjawab pertanyaan yang diajukan, mereka akan melacak latar belakang kita dan tidak menutup kemungkinan kita di hold di imigrasi dan tidak diperkenankan masuk USA, makanya ada kalimat begini, kalau tidak salah: “dapat visanya bukan jaminan anda bisa masuk ke negaranya” . Petugas pertama, kelihatan serem, nggak ada senyumpun. Huff! semoga aku nggak dapat dia, gumamku dalam hati, hehe. Petugas kedua membuka line dan memanggilku menghadap, kelihatannya seh baik. me? Oh My God! Aku pegang tangan suami-ku, “ go sayang, ayuk!” kata suamiku. #Bismillah!
Officer: “how are you?”
Me: “I’m good, thank you!” (sambil menyodorkan passport aku)
Officer: “ I hope so! you must be from Asia?” (padahal sudah pegang passport aku, masih Tanya :D) / Me: ” Yes!, I am from Indonesia!”
Officer: ”Indonesia?” (sambil menilik2 passport aku dan visa USA di dalamnya)
Sambil goyang2 kaki di bawah, rasanya aku mau bilang, “do you know Mr. Jokowi?” hahaha
Officer : “you’ve been to USA before?”
Me: “No! this’s my first time”
Officer: “Are you living in Canada and what do you do?”
Me: “No! I’m not living in Canada, I just came to visit my parent in law with my husband!”
Officer : “Canadian husband!?”
Me : “yes sir!”
Officer: where’s your husband?”
aku menoleh dan menunjuk ke arah suamiku sambil senyam senyum masem.
Officer: “do you know how much is the tax you have to pay?”
Me: “it’s supposed to be six dollars?” ( ini seh aku sudah dapat info duluan hehe)
Officer: “It’s supposed to be!!!!”sambil senyam-senyum nggak jelas, dan berlalu dari hadapan aku.
Me: ” alright! I’ll give you this paper for six month, you can use this paper if you’re going back to USA before 18 June 2015 without paying six dollars, HERE WE GO and have fun Erni Herlina!
Me: “ THANK YOU SIR!”
DONE! Welcome to USA! :D :D :D
Sampai di New York semua peserta tour girang, apalagi ketika Jean Sebastian (The Tour Guy) bilang: Welcome to NEW YORK guys! Wah pada teriak..aku seh nggak! Biasanya saja tuh..nggak jauh amatlah dengan Jakarta, macetnya, banyak orang :D melihat expresi muka aku yang datar, suamiku tanya: “are you happy to be in New York?” / YES! I’M HAPPY SAYANG, THANK YOU!” malu lah kalo mau ikut teriak2 begitu..anak pulau harus jaga sikap di negeri orang hahaha
3 days 2 nights!
Hari pertama: kami ke Empire State Building, yups seperti kebanyakan tourist2 attraction di Negara lain pasti selalu penuh pengunjung, buka dari jam 8am s/d jam 2am, it’s a lot of stuff we can see, view Manhattan keren banget dari lantai 86, yang biasanya hanya bisa aku saksikan di film2 Hollywood, sekarang aku saksikan sendiri secara live :D. kunjungan kedua, Ke Time Square, seperti yang sering aku tonton di TV, Time Square di Manhattan memang selalu penuh orang, menurut infomasi dari Tour Guide, pengunjung yang datang ke NEW YORK dalam setiap tahunnya bisa mencapai 50 ribu orang dan kebanyakan mereka berada atau menghabiskan waktu di Time Square, dan memang benar full banget orang dengan segala gaya dan tentu saja mungkin datang dari belahan dunia antah berantah karena aku bisa dengar jenis bahasa macam2 dalam setiap langkah. Kunjungan ketiga Macy’s The Largest Store in the Word, karena memang luas banget, luasnya sekitar 198000 M2, gila banget kalau dikelilingi seluruhnya bisa seharian atau mungkin 2 hari dengan semua barang2 yang dijual branded punya ;) para pejabat kalau ke NEW YORK pasti belanja2 tasnya di sini :D. aku tidak mengelilingi semua, aku cuma sekitar2 saja karena pedih mata-ku melihat harga yang terpampang dan aku pasti terharu kalau mereka minta aku beli tapi budget tak cukup untuk membelinya, jadi aku memilih keluar saja :D :P. Yang terakhir dinner, Makan the best pizza ever di Pizza Albitino’s!
Jam 19.30, pulang ke hotel: Marriott Park Ridge di New Jersey, lumayan jauh dari Manhataan sebenarnya, alasan ambil paket Marriot Park Ridge ini karena mau save budget, kalau kita ambil paket yang menginap di Marriott Manhattan atau Hilton New York pasti costnya jauh lebih mahal..:D :P but it was fun, hotelnya bagus banget!, kita tak perlu bayar taxi tinggal duduk manis di bus yang luxury, sampai deh! That’s what we called, TOURING!
Hari Kedua: dari hotel langsung ke Staten Island naik Ferry nyebrang ke Manhattan sambil melihat-lihat patung liberty dari jauh karena kami tidak punya kesempatan masuk ke sana, tiket harus dipesan satu bulan sebelumnya L, tapi tak apalah dari jauh juga sudah cukup #menghiburhati. Dari Staten Island ke Financial District; mengunjungi Wall Street, Wall Street Bull, New York Stock Exchange, 9/11 Memorial, dan the Construction of the new World Trade Center. Dari Financial District ke China Town, dan Little Italy, sama sekali tidak ada yang menarik di sana..#maaf! kami ke Trump Tower, (ini kegiatan kami berdua saja) keren kali tower ini! kami sempat makan siang di Café Trump, berharap Donald Trump turun dan menyapaku :D :D #wadulbangethahaha. Lalu kami ke Rockafeller Center (The biggest Christmas Tree in USA), kami kembali ke Time Suare dan Briyant Park. YAY! Makan pizza lagi di tempat yang sama..hehe! semua ini dilakukan dengan jalan kaki dan dengan cuaca dingin yang maha dahsyat, sesekali kami mampir di Starbuck untuk minum2 yang hangat sekaligus angetin badan, lalu lanjut lagi, syukurnya setiap sudut kota New York ada Starbuck jadi bisa berhenti anytime kalau muka-ku mulai kaku karena dingin..hehe (New York in Winter better not anymore!) as my first visit to New York, it was really fun and great experience!
Jam 18. 30, tour kembali dilanjutkan dengan group menuju Grand Central Terminal, Lincoln Center, dan Rockafeller Center tapi aku tertidur di bus, jadi aku tidak sempat ke Grand Central terminal dan Lincoln Center, karena Rockafeller aku sudah mengunjungi berdua dengan suami-ku, jadi tak apalah..cukup sudah!
Hari Ketiga: ke Dakota Building ini sebenarnya adalah apartemen mewah di mana John Lennon terbunuh di sana, sementara Yoko Ono sampai detik ini masih tinggal di salah satu ruangan mewah di sana J), ke Central Park, berkeliling di sana, melihat Strawbeery Fields, Memorial of John Lennon, Minton Tile Ceiling, Shakespeare Garden (Shakespeare Garden ini, disediakan bangku2 romantis di sana dan kita boleh menuliskan kalimat2 yang berkesan tapi kita harus bayar 7000 USD pertahun) dan sebenranya banyak lagi pemandangan di sana, dan karena hari minggu jadi banyak orang lokal juga yang sedang berolah raga atau sekedar bermain2 dengan anjing2 lucu mereka, ke Time Square lagi karena tidak ada habisnya pemandangan di sana ;) Ke Macy’s for shopping sedikit :P ke Briyant Park dan makan Pizza lagi :D.
PULANG!
Jam 12. 30 kami start dari Kota New York, jam 17. 30 mampir makan malam di Hartford Connecticut, jam 20.13 tiba di Immigration Border USA – CANADA di Stanstead and here again! :D
Officer: “comment ça va?”
Me: Bien, merci.
Officer: tu es parles français?
Me : Non! Anglais, s’il vous plait!
Officer tersenyum, para peserta tersenyum, ada juga yang tertawa, suamiku memonyokan mulutnya dengan kalimat : « bodoh-ku » hahahaha
Officer : where do you live in Kanada and what do you do? (duh pertanyaan yang sama lagi neh?)
Me: for now I live in Sherbrooke with my husband but we are not living in Canada, we are living in Jakarta - Indonesia
Officer: where’s your husband? (aduh ditanya sama lagi..takut amat yak aku pergi2 nggak dengan suami hehe)
Karena Francois persis berdiri di samping aku, aku tunjuk langsung
Me : “He’s my husband! »
Officer: he lives with you in Jakarta?”
Me: Yes, “we both are living in Jakarta!” ( emang kalo nggak, situ mau temankan hidup di Jakarta? :D :P)
Officer : “When are you going back to Indonesia? »
Me: aku sebutkan lah tanggal berapanya ;)
Officer : are you planning back to USA before 18 June?
Me: “Could be!”
Officer: “Ok! Here We Go!”
DONE! DONE! DONE! Re-Bienvenue au CANADA!
3 days and 2 nights it’s just more than enough for me to explore NEW YORK CITY the city that never sleep just like Jakarta ;)
Visit New York City it’s not actually a big dream for me it’s just a wish: “I wish one day” then I just made it! THANK YOU GOD! Thank you My Francois, merci mama et papa!
Well, the story it might be boring or not really interesting but I wish you guys enjoy the pictures and the view of New York City!
As I said: “travel as much as you can and share the joy!”
Well, aku pernah mau mengajukan VISA USA pada tahun 2010 ketika mau ke Kanada, tapi melihat antrian yang ada di luar gerbang Kedutaan membuat aku sudah ngeri duluan, padahal salah satu petugas di Kedutaan Kanada sudah memberikan informasi bahwa: “ jika sudah memilik VISA Kanada biasanya VISA USA_nya bisa langsung diapprove”, info tersebut kurang begitu jitu buat aku, aku mundur sebelum perang :D dan akhirnya aku ke Kanada tanpa VISA USA.
![]() |
| the view from 86 floor of Empire State Building |
Dari tahap finger print ke proses interview memakan waktu cukup lama. Tapi akhirnya kelompok aku dipanggil juga, kelompok 54! dengan jumlah anggota 6 orang, 2 orang dari perusahaan BUMN (terlihat dari Seragam yang digunakan) 2 orang anak dan ayah yang mau sekolah di USA, 1 ibu yang sudah cukup tua dan tidak bisa sama sekali bahasa Inggris, ketika ditanya A dijawab D akhirnya petugas dengan terbata2 menggunakan bahasa Indonesia, tapi salutnya semua dokumen yang diminta oleh petugas tersedia dengan lengkap dan berhasil mendapatkan kertas putih, rupanya beliau mau mengunjungin anaknya di USA. Jadi di kelompok aku tak satupun yang menerima kertas kuning atau pink alias Visa mereka diapprove semua. ( oh ya, di kedutaan Amerika, kita interviewnya berdiri, kita ditanya apa dan dijawab apa semua yang antri di belakang kita akan mendengar termasuk kalau kita ditolak..:D)nah tiba giliran aku, Dewi rupanya berada di loket samping aku, dia memberi kode “good luck” aku tersenyum.
Officer: “Erni Herlina Munir?”
Me: “yes I am”
Officer: “have you been to USA before?”
Me: No! it will be my first visit!”
Officer: “why now? and what city/place you’re going to visit in USA?”
Me: “I’m going to visit my parent in law in Canada in December and I’d like to Visit New York!”
Officer: “oh..you have Canadian family?”
Me: Yes! My husband is Canadian and I’m going with him!”?
Officer: ah ok! How long you’ve been married?”
Me: “Six years!” (Sambil senyum2 evil huff enam tahun sudah!)
Officer: “can I see your marriage Certificate?”
Me: “Sure!” Sambil menyodorkan buku nikah dari KUA :D, dia menilik2 foto di buku nikah sambil sesekali melihat ke aku ;) tak lama kemudian…….
Officer: ”congratulation! Your visa has been approved, the process will take 2 or 3 days and we’ll send the passport to your address!”
Me: THANK YOU MS!
eh..uh..ah segitu doang? Hahaha! Dokumen2 lain ko’ ngga diminta? #happyjumping! And in 2 days I got my passport with US Visa on it for 5 years, YAY!
Pada awalnya kami mau ke New York dengan teman2 suamiku atau dengan orang tuannya, karena kebetulan Drive License-nya untuk di Canada sudah expired sementara untuk perpanjang SIM di Kanada tidak semudah memperpanjang SIM di Jakarta, jadi cari teman biar kita bisa lewat darat, tapi akhirnya nggak ada yang bisa, mama mertua bisa,tapi papa mertua nggak bisa karena passportnya expired dan dia malas ke Montreal untuk ngurus, walhasil kita putuskan pake Tour saja
Judul Tournya: “De Sherbrooke à New York”. Kami start dari Sherbrooke jam 4 Shubuh dengan lama perjalanan sekitar 6 s/d 8 jam, dengan rute: Sherbrooke – Magog – Stanstead – USA : Vermont – New Hampshire – Massachussets – Connecticut – New York!
Jam 5 shubuh kami tiba di Immigration border Kanada – USA di Vermont, semua peserta tour menuju Duty Free lalu ke ruang Imigrasi, karena aku satu2nya peserta dari Asia, suami-ku minta supaya kami berdua masuk paling belakang, khawatir aku akan diinterview lama, karena lagi2 mendengar, jika Imigrasi USA ketat banget memperlakukan first visitor, jika dianggap mencurigakan atau kelihatan ragu menjawab pertanyaan yang diajukan, mereka akan melacak latar belakang kita dan tidak menutup kemungkinan kita di hold di imigrasi dan tidak diperkenankan masuk USA, makanya ada kalimat begini, kalau tidak salah: “dapat visanya bukan jaminan anda bisa masuk ke negaranya” . Petugas pertama, kelihatan serem, nggak ada senyumpun. Huff! semoga aku nggak dapat dia, gumamku dalam hati, hehe. Petugas kedua membuka line dan memanggilku menghadap, kelihatannya seh baik. me? Oh My God! Aku pegang tangan suami-ku, “ go sayang, ayuk!” kata suamiku. #Bismillah!
Officer: “how are you?”
Me: “I’m good, thank you!” (sambil menyodorkan passport aku)
Officer: “ I hope so! you must be from Asia?” (padahal sudah pegang passport aku, masih Tanya :D) / Me: ” Yes!, I am from Indonesia!”
Officer: ”Indonesia?” (sambil menilik2 passport aku dan visa USA di dalamnya)
Sambil goyang2 kaki di bawah, rasanya aku mau bilang, “do you know Mr. Jokowi?” hahaha
Officer : “you’ve been to USA before?”
Me: “No! this’s my first time”
Officer: “Are you living in Canada and what do you do?”
Me: “No! I’m not living in Canada, I just came to visit my parent in law with my husband!”
Officer : “Canadian husband!?”
Me : “yes sir!”
Officer: where’s your husband?”
aku menoleh dan menunjuk ke arah suamiku sambil senyam senyum masem.
Officer: “do you know how much is the tax you have to pay?”
Me: “it’s supposed to be six dollars?” ( ini seh aku sudah dapat info duluan hehe)
Officer: “It’s supposed to be!!!!”sambil senyam-senyum nggak jelas, dan berlalu dari hadapan aku.
Me: ” alright! I’ll give you this paper for six month, you can use this paper if you’re going back to USA before 18 June 2015 without paying six dollars, HERE WE GO and have fun Erni Herlina!
Me: “ THANK YOU SIR!”
DONE! Welcome to USA! :D :D :D
Sampai di New York semua peserta tour girang, apalagi ketika Jean Sebastian (The Tour Guy) bilang: Welcome to NEW YORK guys! Wah pada teriak..aku seh nggak! Biasanya saja tuh..nggak jauh amatlah dengan Jakarta, macetnya, banyak orang :D melihat expresi muka aku yang datar, suamiku tanya: “are you happy to be in New York?” / YES! I’M HAPPY SAYANG, THANK YOU!” malu lah kalo mau ikut teriak2 begitu..anak pulau harus jaga sikap di negeri orang hahaha
3 days 2 nights!
Hari pertama: kami ke Empire State Building, yups seperti kebanyakan tourist2 attraction di Negara lain pasti selalu penuh pengunjung, buka dari jam 8am s/d jam 2am, it’s a lot of stuff we can see, view Manhattan keren banget dari lantai 86, yang biasanya hanya bisa aku saksikan di film2 Hollywood, sekarang aku saksikan sendiri secara live :D. kunjungan kedua, Ke Time Square, seperti yang sering aku tonton di TV, Time Square di Manhattan memang selalu penuh orang, menurut infomasi dari Tour Guide, pengunjung yang datang ke NEW YORK dalam setiap tahunnya bisa mencapai 50 ribu orang dan kebanyakan mereka berada atau menghabiskan waktu di Time Square, dan memang benar full banget orang dengan segala gaya dan tentu saja mungkin datang dari belahan dunia antah berantah karena aku bisa dengar jenis bahasa macam2 dalam setiap langkah. Kunjungan ketiga Macy’s The Largest Store in the Word, karena memang luas banget, luasnya sekitar 198000 M2, gila banget kalau dikelilingi seluruhnya bisa seharian atau mungkin 2 hari dengan semua barang2 yang dijual branded punya ;) para pejabat kalau ke NEW YORK pasti belanja2 tasnya di sini :D. aku tidak mengelilingi semua, aku cuma sekitar2 saja karena pedih mata-ku melihat harga yang terpampang dan aku pasti terharu kalau mereka minta aku beli tapi budget tak cukup untuk membelinya, jadi aku memilih keluar saja :D :P. Yang terakhir dinner, Makan the best pizza ever di Pizza Albitino’s!
Jam 19.30, pulang ke hotel: Marriott Park Ridge di New Jersey, lumayan jauh dari Manhataan sebenarnya, alasan ambil paket Marriot Park Ridge ini karena mau save budget, kalau kita ambil paket yang menginap di Marriott Manhattan atau Hilton New York pasti costnya jauh lebih mahal..:D :P but it was fun, hotelnya bagus banget!, kita tak perlu bayar taxi tinggal duduk manis di bus yang luxury, sampai deh! That’s what we called, TOURING!
![]() |
| Staten Island |
Jam 18. 30, tour kembali dilanjutkan dengan group menuju Grand Central Terminal, Lincoln Center, dan Rockafeller Center tapi aku tertidur di bus, jadi aku tidak sempat ke Grand Central terminal dan Lincoln Center, karena Rockafeller aku sudah mengunjungi berdua dengan suami-ku, jadi tak apalah..cukup sudah!
Hari Ketiga: ke Dakota Building ini sebenarnya adalah apartemen mewah di mana John Lennon terbunuh di sana, sementara Yoko Ono sampai detik ini masih tinggal di salah satu ruangan mewah di sana J), ke Central Park, berkeliling di sana, melihat Strawbeery Fields, Memorial of John Lennon, Minton Tile Ceiling, Shakespeare Garden (Shakespeare Garden ini, disediakan bangku2 romantis di sana dan kita boleh menuliskan kalimat2 yang berkesan tapi kita harus bayar 7000 USD pertahun) dan sebenranya banyak lagi pemandangan di sana, dan karena hari minggu jadi banyak orang lokal juga yang sedang berolah raga atau sekedar bermain2 dengan anjing2 lucu mereka, ke Time Square lagi karena tidak ada habisnya pemandangan di sana ;) Ke Macy’s for shopping sedikit :P ke Briyant Park dan makan Pizza lagi :D.
PULANG!
Jam 12. 30 kami start dari Kota New York, jam 17. 30 mampir makan malam di Hartford Connecticut, jam 20.13 tiba di Immigration Border USA – CANADA di Stanstead and here again! :D
Officer: “comment ça va?”
Me: Bien, merci.
Officer: tu es parles français?
Me : Non! Anglais, s’il vous plait!
Officer tersenyum, para peserta tersenyum, ada juga yang tertawa, suamiku memonyokan mulutnya dengan kalimat : « bodoh-ku » hahahaha
Officer : where do you live in Kanada and what do you do? (duh pertanyaan yang sama lagi neh?)
Me: for now I live in Sherbrooke with my husband but we are not living in Canada, we are living in Jakarta - Indonesia
Officer: where’s your husband? (aduh ditanya sama lagi..takut amat yak aku pergi2 nggak dengan suami hehe)
Karena Francois persis berdiri di samping aku, aku tunjuk langsung
Me : “He’s my husband! »
Officer: he lives with you in Jakarta?”
Me: Yes, “we both are living in Jakarta!” ( emang kalo nggak, situ mau temankan hidup di Jakarta? :D :P)
Officer : “When are you going back to Indonesia? »
Me: aku sebutkan lah tanggal berapanya ;)
Officer : are you planning back to USA before 18 June?
Me: “Could be!”
Officer: “Ok! Here We Go!”
DONE! DONE! DONE! Re-Bienvenue au CANADA!
3 days and 2 nights it’s just more than enough for me to explore NEW YORK CITY the city that never sleep just like Jakarta ;)
Visit New York City it’s not actually a big dream for me it’s just a wish: “I wish one day” then I just made it! THANK YOU GOD! Thank you My Francois, merci mama et papa!
Well, the story it might be boring or not really interesting but I wish you guys enjoy the pictures and the view of New York City!
As I said: “travel as much as you can and share the joy!”
![]() |
| that's my paper for my six dollars :D |
![]() |
| Add cMy US VISA, for 5 years! ;) |




0 comments:
Post a Comment