Abu Dhabi Tour

Selalu ada cerita menarik kalau jalan-jalan. seperti biasa kalo weekend aku sempatkan untuk menghabiskan waktu di luaran dengan suami entah itu di dalam kota Dubai saja atau menyempatkan untuk keluar dari kota Dubai. Seperti hari ini aku dan suamiku untuk memilih pergi ke Abu Dhabi untuk spend waktu, seharusnya hari Jumat, karena dayoff-nya mid-east adalah Jumat tapi karena kebetulan tourist destination yang kami ingin tuju sedang tutup hari Jumat maka kami pilih bertour ria hari sabtu pagi sebelum suamiku bergegas untuk gig di malam harinya.

Jam 9.30 sebuah jemputan kijang Inova menjemput kami di hotel tempat kami stay selama ini, kami tidak berdua saja, di dalam mobil sudah ada turis dari Spanyol yang satunya tidak bisa bahasa Inggris sama sekali. Mobil ini adalah khusus mobil yang membawa para turis yang ingin menikmati keindahan kota Abu Dhabi, cukup hanya membayar 250dirhams/orang atau sekitar Rp. 600.000,. Perjalanan dari Dubai ke Abu Dhabi sendiri memakan waktu 1 ½ jam dengan melewati Sheikh Zayed Road. Ada 6 titik tourist destination yang kami tuju, yaitu; Abu Dhabi Magnificent Corniche, Heritage Village, Emirate Palace, Sheikh Palace, Sheikh Zayed Mosque dan terakhir stop di Marina Abu Dhabi Mall.
Tourist destination pertama yang kita datangi adalah ini adalah Sheikh Zayed Mosque salah satu mesjid terbesar di Dunia, mesjid yang berkapasitas 40.000 ini terbuka untuk umum dalam arti bisa dikunjungi oleh any religi namun dari pihak pengurus mewajibkan setiap pengunjung wanita menggunakan “abaya” atau pakaian muslimah sebagaimana layaknya untuk memasuki mesjid pada umumnya, sedangkan untuk kaum adam sendiri tidak diwajibkan asalkan rapih dan tidak menggunakan celana pendek ala turis. Menyaksikan para turis yang datang berbagai Negara menggunakan “abaya” membuatku geli sendiri, karena terlihat compang apalagi jika melihat para turis China atau Jepang menggunakan “abaya”, suamiku malah terlihat jadi kayak orang timur tengah sama halnya bule-bule lain yang menggunakan “abaya”. Hehehe
Menyaksikan keindahan mesjid ini sungguh rasanya tak cukup hanya 30 menit (karena kebetulan setiap tempat yang akan kita singgahi hanya punya waktu 30 menit itu perjanjian awal denga pihak travel-red). Tapi toh sudah sangat puas bisa berkunjung di mesjid ini dan menggunakan “abaya” di dalam mesjid.
Tourist destination selanjutnya yang kami kunjungi adalah Emirat Palaca Hotel, ini salah satu incaran para turis untuk dikunjungi, namun sayangnya para turis tidak dibebaskan berada di dalam area hotel hanya bisa mengambil gambar dari luar, agak kecewa awalnya karena dari pihak travel tidak memberi info mengenai hal ini, tapi tak apalah sudah melihat dan masuk pekarangannya saja sudah cukup, bagaimana dengan orang yang tidak bisa melihat dari dekat sama sekali ;-) setelah puas memotret kamipun bergegas meninggalkan Emirat Palace Hotel.

Heritage Village adalah tujuan kami selanjutnya, namun sebelumnya kami ke sana kami melewati Abu Dhabi Palace tapi lagi2 kami tidak bisa berheti apalagi mengambil foto karena memang bukan Tourist Destination atau bukan untuk umum, aku sempat mendengus sejenak apalagi menyaksikan driver melarikan mobil cukup kencang, aku sempat menegurnya; “heyyy we are not in a rush! Can you just driver slowly” kataku dengan nada yang cukup tinggi..baru lah driver turunan india tersebut memelankan laju mobil. Tak selang beberapa lama kami sampai di Heritage Village, tempatnya nggak terlalu luas, Cuma ada satu restoran dan dari restoran tersebut kita bisa menyaksikan olah raga air diantaranya jet ski, beberapa counter penjual souvenir, beberapa contoh rumah peternak unta dan satu ladang peternakan, tak begitu ingin lama di tempat ini lalu aku dan suamiku memutuskan keluar dari area Heritage Village menuju mobil dan rupanya Turis Spanyol yang bersama kami juga sudah menunggu. Kami lanjutkan ke area Abu Dhabi magnificent corniche yang tidak begitu jauh dari Haritage Village, di sana kami bisa menyaksikan laut lepas, Indah!
Jam 1 teng! Saatnya lunch saatnya ke Marina Mall tempat terkahir yang kami kunjungi untuk Abu Dhabi tour kali ini. Seperti biasa Mall ya Mall tempat belanja bagi yang punya uang atau window shopping bagi yang sedang berhitung;-). Sebelum melirik sana sini, kami menuju sebuah restoran aku lupa catat namanya, tapi yang jelas restoran low-mid class tempatnya nice dan makananya sangat enak apalagi risolesnya hmmm nyum..nyumm;-) kami melepas lelah sejenak dengan memesan makanan ringan sambil ngobrol ringan dengan suamiku, dan yang pastinya said “ I love you sayang, thank you sayang” LOL. Setelah menyantap makanan, kami lanjutkan untuk mutar-mutar mall ya sekedar window shopping niatnya, namun di lantai 3 suamiku berhenti di shop Al-Mar’ah, shop ini menjual khusus abaya perempuan, aku keheranan melihat suamiku berhenti pas di depan shop sambil menatapi patung yang sedang menggunakan abaya bercorak biru, indah seh kelihatannya di patung ya belum tentu indah di aku;-) “ nice ya sayang”, kata suamiku..karena aku nggak begitu tertarik dengan abaya ya aku mengangguk2 saja “ you wanna go to see in side?” tanyanya lagi…”for?” tanyaku kembali..”who knows you like and you want to buy” katanya lagi..hu?? kalau saja di Zara atau di Mango berhenti tanpa bertanya pun aku sudah nyosor ke dalam hehe, well aku tak mau ambil pusing aku ikut saja maunya suamiku tercinta..semoga suamiku faham neh abaya lebih mahal dari pada baju kaos yang aku mau beli di Zara. Benar saja pas aku cek harganya 400dirhams atau sekitar Rp. 900.000-an tapi katanya diskon 20% jatuhnya jadi 320dirhams atau sekitar Rp.800.000-an nggak jauh beda selisihnya, tetap saja harga segitu kalau buat abaya mahal mungkin kalau boot langsung ditarik tuh hahaha, tapi tiba2 aku berpikir kenapa nggak coba punya abaya sekali2 gitu..”I’ll try deh sayang” kataku pada suamiku yang masih termasygul2 dengan abaya2 yang dipajang. Well, cuman satu pertanyaannya pas nglihat aku menggunakan abaya tersebut, “do you like it?” malu2 aku menjawab “ya sayang” but sayang do you have money for this price?” tanyaku berbisik “I have money for abaya but not another boot” jawabnya singkat. LOL!! So, another clothe for my baggage! Tak hanya itu..lazensa diskon besar2an rupanya, rasanya tak legapun hati kalau ada pakaian dalam yang didiskon tapi tak membeli meski barang secuil 2 cuil sampai 3 cuil ;-) another paper bag in my hands…pulang saatnya pulang! Kami bergegas keluar dari Marina Mall karena khawatir mereka sudah menunggu dari tadi, ah 2 turis Spanyol itu juga rupanya masih berdiri menunggu.
Dalam perjalanan dari Abu Dhabi ke Dubai akan menempuh waktu yang sama 1 ½ jam, kami melewat 2 calon Island yanga sedang di bangun oleh pemerintah UAE yakni; Al Saadiyat Island and Yas Island, Al- Saadiyat sendiri akan dibangun resindence mungkin seperti Jumeirah Park di Dubai, masih dalam pembangunan dan rencananya 2018 sudah kelar..nah lho kalo 2012 gimana dong hehe, sedangkan untuk Yas Island ini sendiri masih kelanjutan dari Yas Island Circuit, ini juga akan menampilkan atraksi seperti Warner Bros Movie World, taman tema film oleh Warner Bros, Ferrari World, hotel termasuk Yas Marina Hotel, sebuah taman air, dan Yas Mall. Karena belum ada pemandangan yang nyata makanya kami hanya melihat dari mobil saja. Tapi sungguh indah tur hari ini, berharap bisa kembali lagi ke Abu Dhabi pada waktu dan di lain kesempatan  Amin

0 comments:

Post a Comment